5 Alasan Coutinho Akan Meraih Ballon d'Or Bersama Barcelona (Part 1)
Setiap pesepakbola tentu saja punya impian untuk memenangkan Ballon d'Or. Sebab, penghargaan tersebut menjadi indikator utama untuk menentukan pemain terbaik dunia.
Namun, sejak 2008, penghargaan tersebut selalu didominasi oleh dua pemain yaitu Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Tidak ada pemain lain yang bisa merusak dominasi tersebut tapi situasi di masa mendatang bisa berubah.
Salah satu pemain yang mungkin punya peluang bagus untuk menggeser dominasi tersebut adalah Philippe Coutinho. Dan kepindahannya ke Barcelona baru-baru ini bisa sangat membantunya dalam usaha meraih Ballon d'Or.
Berikut ini lima alasan mengapa Coutinho bisa memenangkan Ballon d'Or dengan Barcelona seperti dilansir Sportskeeda.
Dominasi Ballon d’Or dari Barcelona
Barcelona merupakan klub teratas yang menghasilkan pemenang Ballon d'Or paling banyak. Sampai sejauh ini sudah ada 11 Ballon d'Or yang telah berhasil didatangkan ke Camp Nou.
Lionel Messi menyumbang Ballon d'Or paling banyak untuk Barca sebanyak lima kali. Pemain Barcelona pertama yang meraihnya adalah Luis Suarez pada tahun 1960, dan yang terakhir sebelum era dominasi Messi adalah Ronaldinho pada tahun 2005.
Sederhananya, Ballon d'Or sangat identik dengan Barcelona dan karenanya Coutinho memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memenangkan perhargaan tersebut setelah dia pindah ke sana.
Pemenang Biasanya Berasal Dari Tim Juara Liga Champions (1)
Jika melihat daftar pemenang Ballon d'Or, mereka biasanya berasal dari tim yang memenangkan Liga Champions pada musim tersebut.
Trofi Ballon d'Or pertama Ronaldo di tahun 2008 terjadi setelah dia memenangkan UCL bersama Manchester United, Kaka memenangkannya di tahun 2007 setelah menjadi juara dengan Milan, Marco Van Basten pada tahun 1989 setelah memenangkannya bersama Milan, dan sebagainya.
Runner-up Liga Champions juga menghasilkan banyak pemenang Ballon d'Or. Sebagai contoh Zinedine Zidane dari Juventus pada tahun 1998, Hristo Stoichkov dari Barcelona pada tahun 1994, Pavel Nedved dari Juventus pada tahun 2003, dan seterusnya.
Barcelona punya peluang yang jauh lebih besar untuk memenangkan Liga Champions daripada mantan klub Coutinho. Ini artinya bintang Brasil punya kesempatan yang besar untuk meraih penghargaan tersebut selama memperkuat Barca.
Sumber: Bola.net
